Photobucket

Jumat, 30 September 2011

ASI DAN MENYUSUI


Air Susu Ibu (ASI) merupakan makanan pertama bayi yang diproduksi secara alami oleh tubuh ibu dan merupakan makanan terbaik bagi bayi yang tidak dapat dikalahkan oleh susu formula jenis apapun. Walau sekarang perusahaan susu berlomba-lomba menciptakan produk susu formula yang diklaim memiliki zat mirip ASI, kandungan gizinya tetap berbeda, karena ASI tetaplah yang terbaik.




Yuukk kita intip apa saja manfaat ASI !

· Mengandung kolostrum yang berfungsi sebagai antibody alami, terutama ASI yang pertama kali keluar.

· Mengandung berbagai zat gizi lengkap bagi pertumbuhan, seperti karbohidrat, lemak, protein, berbagai      vitamin dan mineral.

· Praktis, higienis dan selalu tersedia ^^

· Tidak pernah basi seperti susu formula.

· Mudah dicerna.

· Murah karena tidak perlu membeli.

· Meningkatkan hubungan batin antara ibu dan bayi.


Menyusui ternyata juga bermanfaat bagi ibu lho…

· Mampu mencegah perdarahan pasca persalinan.

· Merupakan cara diet alami ;)

· Mampu mengembalikan bentuk rahim secara cepat.

· Mampu mengurangi risiko kanker payudara dan rahim.

Bagi ibu yang menyusui, harap diperhatikan larangan berikut ini yaa… Sayangi bayi kita !

· Minum minuman keras, alcohol dapat mencemari ASI.

· Merokok, asap dan nikotin di dalam rokok berbahaya bagi bayi.

· Konsumsi obat-obatan keras berbahaya karena dapat termakan oleh bayi melalui ASI.

· Makan cokelat berlebihan, cafein di dalam cokelat berbahaya bagi bayi.

· Minum kopi atau minuman yang mengandung kafein, kafein dapat mencemari ASI dan termakan bayi.

· Mengkonsumsi makanan yang berbau tajam dan mengandung gas, seperti petai, jengkol,tape, durian dan kol, dapat mengganggu pencernaan bayi.

Penting juga untuk mengetahui hal-hal yang dapat menghambat proses menyusui..

· ASI yang sedikit.

· Ibu sakit.

· Keadaan gizi ibu yang tidak baik.

· Ibu kurang mengkonsumsi serat dan sayuran.

· Ibu dalam keadaan stress atau tegang.

· Ibu tidak percaya diri untuk memberikan ASI.

· Puting susu nyeri atau datar.

Kamis, 29 September 2011

TAHAP PERKEMBANGAN SI KECIL

Gerakan, Perilaku, Bicara, Emosi dan Sosial



Usia 0-3 Bulan 

· Mampu menahan barang yang dipegang.

· Mengoceh dengan spontan.

· Mampu merespon suara.

· Dapat mengenali ibunya dengan penglihatan.

· Mengikuti objek dengan matanya dan member respon.

· Belajar mengangkat mainan atau benda.

Usia 3-6 Bulan

· Mampu mencari benda atau mainan yang hilang.

· Mampu merespon dengan tertawa, menangis atau gembira ketika diajak bermain.

· Jarak pandangannya semakin luas.

· Mengulum atau meletakkan benda-benda di mulut.

· Dapat tengkurap, mengangkat dada, bertopang dengan tangan dan mengangkat kepala 90 derajat.

Usia 6-9 Bulan

· Mampu merespon dengan cara bertepuk tangan.

· Mulai takut dengan orang asing.

· Mengenali anggota keluarganya.

· Berbicara tanpa arti.

· Mampu melempar benda.

· Dapat duduk tanpa dibantu.

Usia 9-12 Bulan

· Ikut berpartisipasi dalam bermain.

· Menyentuh benda yang dilihatnya.

· Memasukkan benda ke mulut.

· Mulai tertarik dengan benda-benda di sekitarnya.

· Mampu memahami perintah dan larangan sederhana.

· Mulai bisa mengucapkan satu dua patah kata bermakna.

· Dapat menirukan suara dan mengulanginya.

· Dapat berdiri dan berjalan tanpa bantuan.

Rabu, 28 September 2011

ARTI TANGISAN BAYI

Bayi  hanya bisa berkomunikasi dengan satu bahasa, yaitu tangisan. Bayi akan menunjukkan keinginan dan ekspresi , seperti rasa lapar, gerah atau tidak nyaman melalui tangisan.  Terkadang kita yang ibu-ibu baru..suka bingung, apa ya yang salah?? Kok dedek nangis? Yuukk..kenali arti tangisan bayi, karena tiap tangisan punya arti yang berbeda.
  • Bayi menangis tanpa henti sambil menghisap jarinya atau menjilat bibirnya. Ini menandakan ia menangis karena lapar.
  • Jika tangisan bayi pendek berhenti dan menangis lagi, tanda bahwa bayi ingin diajak bermain. 
  • Bayi menangis, mata merah, dan badan mengulet, biasanya bayi mengantuk. 
  • Bayi menangis dengan nada tinggi, berhenti sesekali, lalu menangis lagi dengan nada tinggi, biasanya bayi ingin buang air kecil atau besar. 
  • Tangisan melengking atau keras disertai rintihan, badan kejang dan buang air. Tandanya tersedak makanan atau kolik. 
  • Jika bayi menangis tanpa henti selama satu atau dua jam, bayi merasakan sakit di tubuhnya. 

Dikutip dari Makanan Sehat PASI,
Semoga bermanfaat … ;)

Ratna Wulandari
081367523923